17 APRIL 1960

Ampelgading - Pemalang 52364, INA

10 Februari 2019

Nama Kabupaten Pemalang


Pemalang telah lama berkembang, dimulai dari himpunan pemukiman yang banyak tersebar pada ribuan tahun yang lalu. Bukti-bukti sejarah menunjukkan banyak peninggalan seperti artefak-artefak, bangunan prasejarah, punden-punden, makam kuno, tradisi cerita lisan dan sumber tertulis. Kesatuan pemukiman di Pemalang secara sosio historis berkembang sebselum menjadi kesatuan wilayah administratif yang mantap pada daerah pinggiran pantai, sunga-sungai (Comal, Waluh) daerah dataran, sekitar hutan dan pada daerah pegunungan. Adanya pemukiman awal perkembangan Pemalang ini berkaitan erat dengan sejumlah toponim di wilayah Pemalang seperti mengori, Lowaru, Plawangan, Kebondalem, Pagaran, sigeseng, Mereng, Gambuhan Cibolang dan sebagainya.


Pada sekita tahun 1575, Pemalang merupakan wilayah dengan nama “Babatan” kemudian berubah menjadi “Pemalang”. Nama Pemalang berasal dari katak Pepalang (Jawa) dengan kata dasar palang mendapat awalan “pe” yang artinya halangan atau rintangan. Kata palang berarti cegah, halang, rintang. Kata Pemalang juga berasal dari kata dasar “malang” (Jawa) artinya melintang, garis lurus. Dimaksudkan sebagai rintnagan atau halangan bagi yang tidak mematuhi, akan berbuat jahat, bermaksud tidak baik kepada Kabupaten Pemalang. Dilihat dari masuknya Agama Islam di Pemalang pada pertengahan Abad XX berarti juga sebagai batas/palang kekuasaanHindu beralih ke Islam.

Selain itu dihubungkan dengan asal fisiknya, nama Pemalang dihubungkan dengan sungai yang “malang” (Jawa) yaitu melintang dari timur ke barat, searah dengan pantai laut Jawa. Masyarakat Pemalang percaya bahwa “Kali” (sungai) yang “malang” (melintang) ini banyak terdapat di Pemalang, seperti di Desa Widuri (Kecamatan Pemalang), Desa Asemdoyong dan Desa Beji (Kecamatan Taman), Desa Petarukan (Kecamatan Petarukan) dan Desa Kecepit (Kecamatan Randudongkal) serta berbagai tempat lainnya. Dalam perkembangan selanjutnya, Pemalang dimaksudkan sebagai suatu wilayah yang terbentang antara Kabupaten Pekalongan (Timur) dengan Kabupaten Tegal (Barat) dan Kabupaten Banyumas/Purbalingga (Selatan) serta Laut Jawa (Utara).

Dalam artian wilayah yang lebih sempit, Pemalang sebagai nama untuk wilayah Ibukota Kabupaten Pemalang.


Sumber : Riwayat/Sejarah Pemalang. Digandakan oleh Bagian Pemerintahan Setda Kab. Pemalang tahun 2004

Tidak ada komentar:
Write Komentar

Hey, we've just launched a new custom color Blogger template. You'll like it - fandi_firmansyh
Join Our Newsletter