0817-640-3452

Ampelgading - Pemalang 52364, INA

9 November 2018

Hama Dan Penyakit Lebah


Hama yang menyerang pada lebah yang dapat mengakibatkan madu yang dihasilkan tidak bagus. Bahkan bisa memunaskan lebah bila serangannya cukup berat. Hama tersebut adalah Kutu Lebah (Braula Coeca).

Selain kutu lebah masih ada hama dan penyakit lain yang menyerang lebah antara lain sebagai berikut :


1.   Tungau Lebah (Acarine disease)
Hama ini sangat kecil sekali sehingga tidak mudah terlihat. Tungau ini masuk kedalam rongga pernafasan lebah, sehingga mengganggu pernafasannya. Disamping menyerang bagian-bagian badan lebah, kotoran tungau ini juga meracuni lebah yang akhirnya akan mempercepat kematian lebah.

2.       Cicak
Hama ini sama dengan lipas (kecoak). Bila hama ini masuk kedalam kandang lebah, akan mengakibatkan seluruh kelompok lebah menjadi gadug dan membuat lebah meninggalkan rumahnya.

3.  Semut
Semut yang paling berbahaya adalah semut “rang-rang”. Hama ini dapat merusak persendian madu dan makan bangkai-bangkai lebah.

4.  Lebah Engang (Sundu)
Lebah ini secara langsung menyerang dan membunuh lebah karyawan yang sedang dalam perjalanan pulang yang akan mendekati rumahnya.

Untuk mencegah adanya hama-hama tersebut diatas sebaiknya peternak lebah selalu menjaga kebersihan rumah lebah dan setiap saat rumah lebah harus dikontrol.

5. Lipas (Kecoak)
Hama ini akan menggakibatkan lebah meninggalakan rumahnya.

Beberapa penyakit yang menyerang lebah antara lain sebagai berikut :

1.    Penyakit Nosema (Askarina)
Penyakit ini menyerang lebah dewasa. Serangan penyakit ini ditandai dengan pembengkakan pada pangkal sayap yang mengakibatkan lebah tidak dapat terbang.

Tanda-tanda lainnya adanya kegaduhan dari lebah yang lain yang akan mengakibatkan lebah lainnya terbang tidak menentu.

Cara mengatasinya bila ada beberapa lebah yang terserang sebaiknya di musnahkan dan lebahyang tidak terserang dipindahkan kerumah lebah yang baru.

2. Penyakit Busuk Larva (Bacillus Larvae)
Yaitu sejenis bakteri yang menyerang larva. Serangan ditandai dengan permukaan sel larva bergelombang bila dibuka larva dan kepompong sudah mati, berbau, warna putih dan akhirnya berubah menjadi hitam. Disamping itu sarang lebah bentuknya tidak teratur serta warnanya berubah menjadi pucat gelap.


Sumber : Majalah Krida. Edisi 209. Hal 66

Tidak ada komentar:
Write Komentar

Hey, we've just launched a new custom color Blogger template. You'll like it - fandi_almizan
Join Our Newsletter