0817-640-3452

Ampelgading - Pemalang 52364, INA

28 September 2015

Berolahraga Dalam Air Sarat Manfaat


Sebagian besar di antara kita tahu bahwa air sangat bermanfaat dalam rehabilitasi dan mencapai kebugaran tubuh. Namun, mungkin belum banyak yang paham mengapa dan bagaimana olahraga air bisa merehabilitasi dan menjadikan tubuh bugar. Kecuali itu juga bisa menurunkan kolesterol dan berat badan. Berikut uraian dari dr. Sadono Sumosardjuno, Sp.KO.

Dari sudut pandang kesehatan, air merupakan media sangat baik untuk melakukan terapi penyembuhan cedera – baik ringan maupun berat-ataupun bekas operasi. Juga untuk penyembuhan cedera akibat olahraga kesehatan dan kompetitif, atau gara-gara tugas yang berkaitan dengan pekerjaan. Selain itu, air juga menjadi media baik untuk cross training dalam pencegahan suatu penyakit.

Karena itu, untuk tujuan rehabilitasi dan kebugaran manfaat olahraga di dalam air lebih banyak ketimbang olahraga di darat. Selain itu, latihan dalam air aman untuk mengembalikan kelemahan otot, memulihkan pembengkakan sendi atau anggota gerak, meningkatkan kemampuan gerak atau kelenturan, dan meningkatkan daya tahan pada umumnya.

Ketika masuk kedalam air, badan dapat bergerak lebih bebas dan lebih mudah daripada di darat. Ini memungkinkan oleh adanya daya apung, yakni tekanan ke atas oleh air tempat badan kita masuk. Daya apung ini berlawanan dengan daya tarik Bumi. Karena daya apung pula, makin dalam seseorang berada di dalam air, makin besar penurunan tekanan serta kekuatan tekanan bobot badan pada semua sendi dan pada lempeng antar-ruas tulang belakang.

Di dalam air badan juga menerima tekanan sama dari air. Tekanan itu bermanfaat untuk mengatasi pembengkakan persendian dan masalah peredaran darah. Ini di sebabkan adanya tekanan di sekeliling sendi dan dipaksa ke atas kearah jantung.

Untuk Rehabilitasi
Pada terapi yang aman dan efektif, air pun memberi manfaat. Banyak orang yang tak mampu melakukan rehabilitasi di klinik-klinik konvesional, ternyata dapat mengikuti program latihan dalam air dan berhasil.

Untuk tujuan rehabilitasi bentuk-bentuk latihannya meliputi :
1. Latihan Kelenturan
Kelenturan yang baik merupakan komponen utama dalam memulihkan cedera atau sehabis operasi. Latihan kelenturan ini lebih mudah dilakukan di dalam air. Pasalnya, menurunkan gaya tarik Bumi (gravitasi) di dalam air, membuat badan bisa bergerak bebas, dan bobot badan keseluruhan berkurang, sehingga bagian tubuh kita, kaki umpamanya, dapat di angkat dan di renggangkan tanpa banyak merasa sakit.

2. Latihan Otot
Bila mengalami cedera atau setelah menjalani pembedahan, biasanya mekanisme gerakan badan, terutama pada lengan atau kaki, akan terganggu. Begitu pula bila anggota tubuh tidak difungsikan karena di gips atau di balut, atau karena stroke. Bagian-bagian itu harus dilatih untuk bergerak lagi karena sudah lama tidak aktif. Di dalam air latihan menjadi lebih mudah dilakukan dan tidak sakit ketika proses rehabilitasi dilakukan berkat bantuan daya apung air.

3. Latihan Meningkatkan Daerah Gerak
Berkurangnya gaya gravitasi dalam air memudahkan rehabilitasi anggota badan yang tak dapat bergerak dengan daerah gerak penuh. Air membuat sendi dapat digerakkan dengan daerah gerak penuh tanpa rasa sakit .

4. Latihan Penguatan
Latihan dalam air akan meningkatkan kekuatan lengan atau kaki yang telah digips atau dibalut dengan papan. Dengan bergerak kemana saja di dalam air bagian tubuh tadi akan melawan hambatan air. Latihan dapat pula diberikan pada pasien setelah menjalani operasi punggung, penderita stroke, atau yang mengalami kelemahan pada beberapa bagian tubuh.

5. Latihan Perimbangan
Perimbangan umumnya dapat di tingkatkan dengan bergerak ke depan, belakang, dan samping dalam lingkungan dinamis, yakni dalam air. Dalam latihan ini bukan Cuma lingkungannya yang berubah, kita pun selalu bergerak ke berbagai arah dalam lingkungan yang memberikan beban dari segala arah.

6. Latihan Menurunkan Kekakuan
Mengapa yang mengalami kekakuan akibat stroke, gangguan otak, atau Parkinson, dapat mengurangi tegangan otaknya dengan latihan dalam air. Mereka akan mampu bergerak lebih bebas di dalam air. Di dalam air panas, kekakuan akan berkurang akibat peningkatan suhu badan dan pemanasan otot sebagai respons peredaran darah.

Untuk Kebugaran
Beberapa keuntungan yang bisa diperoleh dari latihan rehabilitasi dalam air juga bisa diperoleh pada latihan kebugaran. Di antaranya peningkatan kekuatan, daerah gerak, dan kelenturan. Karena itu, latihan dalam air juga bisa dipilih untuk meningkatkan tingkat kebugaran. Dari sisi kebugaran, latihan dalam air memiliki berbagai keuntungan. Di antaranya :

1. Menambah Kekuatan Otot dan Mencegah Cedera
Untuk mencegah cedera pada olahraga kompetitif atau kesehatan, perbandingan kekuatan pada semua group otot sangat penting. Dengan latihan di lingkungan dengan pembebasan pada segala arah, yakni didalam air, kekuatan semua bagian badan tersebut akan bertambah. Di dalam air, pembebanan selalu didapat tanpa bergantung pada bagaimana atau bagian badan mana yang digunakan.

2. Media Tepat untuk Cross Training
Cross Training sangat penting artinya dalam perkembangan simetri otot-otot. Dengan latihan ini, cedera pada olahraga yang mengutamakan kekuatan otot hanya pada satu sisi, misalnya golf, tenis, bulu tangkis, dan soft ball (pitcher), dapat dicegah.

3. Menurunkan Bobot Badan
Dengan melakukan latihan-latihan olahraga dalam air denyut nadi dan kecepatan metabolisme akan meningkat, sehingga pembakaran kalori bisa berkurang. Target berikutnya, mengurangi lemak dan meningkatkan massa otot.

4. Menurunkan Kolesterol
Kebanyakan dengan melakukan latihan olahraga air, kadar kolesterol jahat (low density lipoprotein, LDL) dalam darah akan turun dan kolesterol baik (high density lipoprotein, HDL) akan meningkat.

5. Meningkatkan Fungsi Badan
Mereka yang mengikuti latihan olahraga air ternyata mengalami perubahan tidur dan pencernaan secara mencolok. Latihan olahraga air dapat meningkatkan efisiensi semua sistem dalam tubuh.

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan bila melakukan latihan olahraga dalam air.
Sebelum menjalankan program latihan, sebaiknya periksakan kondisi kesehatan Anda pada dokter. Bila menderita luka terbuka, penyakit infeksi di kulit, tekanan darah tinggi atau rendah yang hebat, alergi terhadap senyawa kimia dalam air kolam renang, ayan, gangguan perpanapasan, dan infeksi vagina atau kandung kencing, sebaiknya tunda program latihan dalam air. Atau, meminta nasihat pada dokter sebelum masuk ke dalam air.


Sumber : Intisari.Agustus.2001
Gambar : http://www.mldspot.com/sport/2015/06/10/olahraga-di-dalam-air

2 komentar:
Write Komentar
  1. Thank infonya dan kunjungi juga :
    http://berbagi-pengalaman14.blogspot.co.id/2015/09/10-cara-mencegah-ejakulasi-dini.html

    BalasHapus

Hey, we've just launched a new custom color Blogger template. You'll like it - fandi_almizan
Join Our Newsletter