0817-640-3452

Ampelgading - Pemalang 52364, INA

26 Agustus 2015

Merawat Organ Reproduksi Wanita


Genekolog dalam hal ini seorang ahli penyakit kandungan menyampaikan, bahwa ginekologi serta gangguan fungsi reproduksi wanita menjadi salah satu masalah dalam masyarakat kini. Masalah menjadi kompleks, kalau dulu beberapa penyakit seperti kanker leher rahim, penyakit mola, dan kemandulan, saat ini kita mengenal lebih banyak jenis kanker, termasuk kanker payudara serta lebih sering terjadi kemadulan dan keguguran. Belum lagi adanya infeksi, serta HIV, dan perkosaan. Peluang terjadinya masalah-masalah ini sebetulnya bisa di atasi dan ditekan sekecil mungkin apabila wanita memenuhi tindakan dibawah ini :

1. Mengenal Organ Reproduksi Wanita dan Fungsinya.
Dengan belajar pengetahuan akan seks, oleh karna itu jangan malu-malu meminta penjelasan kepada ahlinya untuk menjelaskan tentang organ reproduksi. Bukan Cuma miss v, rahim, saluran dan indung telur, tetapi juga daerah selangkang (perineum) dan payudara. Dengan pengetahuan ini, dua hal selanjutnya (memelihara kebersihan diri dan kebersihan dalam hubungan suami istri, serta melakukan upaya reventif) dapat kita lakukan dengan baik dan penuh kesadaran.

2. Memelihara Kebersihan Diri dan Kebersihan Dalam Hubungan Suami Istri.
Mencegah infeksi dalam hal ini  masuknya kuman menjadi hal mendasar dalam memelihara kebersihan diri dalam menjaga saluran reproduksi. Seringya terjadinya infeksi menjadi penyebebab dari kemandulan.
Upaya lain yang perlu diperhatikan dalam menjaga kebersihan diri :
  • Keputihan yang banyak dan berbau atau berwarna biasanya disebabkan oleh kuman, lebih-lebih bila disertai gatal. Diperlukan obat khusus untuk mengobati.jadi periksakan dengan segera ke dokter. Bila telah bersuami, penting sekali untuk datang bersama suami.
  • Penyebab infeksi tentu dikarnakan dalam memenuhi kebutuhan biologis dilakukan dengan berganti-ganti pasangan dalam Agama juga sudah memerintahkan hanya dengan suami atau istri saja.
  • Untuk wanita yang tergolong gemuk, usahakan selalu menjaga daerah miss v selalu kering karna jamur penyebab daerah miss v menjadi lembab.
  • Pencucian miss v dengan larutan khusus hanya diperlukan bila memang ada infeksi di daerah kemaluan.
3. Melakukan Upaya Pencegahan Khusus.
Maksudnya adalah menemukan atau deteksi dini beberapa kelainan. Juga untuk menekan biayaya pengobatan bila terjadi infeksi atau kemandulan,  atau biaya operasi maupun kemoterapi untuk kanker. Berbeda dengan penyakit infeksi yang dapat dicegah dengan memelihara kebersihan, beberapa penyakit saluran reproduksi tidak dapat dihindari. Namun kemajuan bidang kedokteran telah memungkinkan penyembuhan (diantaranya sampai sempurna), asalakan penyakit segera ditangani. Contah saja, tumor payudara, endometriosis, kanker leher rahim.
Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian :
  • Pemeriksaan mamografi, yakni ronsen payudara, manfaatnya adalah memastikan adanya tumor payudara.
  • Memeriksa sendiri payudara baiknya dilakukan setahun sekali sejak usia remaja.
  • Pemeriksaan untuk infeksi toksoplasma, rubella, dan chalamidya (TORSCH) diperlukan dalam memastikan apakah diperlukan penanganan khusus bila kita menginginkan kehamilan.
  • Bila sudah bersuami, lakukanlah pemerikasaan apus pap (Pap-smear) untuk deteksi dini kanker rahim. Bila dalam tiga kali pemeriksaan hasilnya normal, maka ulang kembali dengan jadwal sesuai dengan usia.
  • Pemeriksaan pertanda tumor dapat dilakukan untuk tumor indungtelur.
Frekuensi pemeriksaan berbeda untuk usia yang berbeda serta terlihat dalam table berikut :

 dr. Zunilda S. Bustami.
Bagi kaum Hawa sudah barang tentu menjadi perhatian dalam menjaga organ reproduksi dengan baik, oleh karnanya menjaga kesehatan organ reproduksi juga menjadi bagian dalam mempengaruhi kesehatan anda secara keseluruhan.


Sumber : Intisari.Agustus.2001

Tidak ada komentar:
Write Komentar

Hey, we've just launched a new custom color Blogger template. You'll like it - fandi_almizan
Join Our Newsletter