0817-640-3452

Ampelgading - Pemalang 52364, INA

14 Oktober 2018

Dengan Garpu Bisa Menurunkan Berat Badan


Menggunakan garpu sebagai sarana diet memang masih belum banyak diketahui, namun metode dengan menggunakan garpu dapat membatasi asupan makanan yang dikonsumsi setiap hari. Nama metode yang menggunakan garpu sebagai sarananya adalah forking diet atau diet garpu yang dipopulerkan seorang gadis asal Prancis. Wanita Prancis diketahui memiliki tubuh yang ramping karena mereka selalu makan menggunakan garpu dalam berbagai aktivitas makannya. Dalam diet forking ini Anda masih bisa tetap menjalankan makan tiga kali sehari tidak perlu dikurangi. Forking diet dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan yang biasa dimakan menggunakan garpu. Tidak diperkanan menggunakan alat makan lain seperti sendok atau bahkan menggunakan pisau untuk memotong-motongnya.

Baca Juga : Kamus Dalam Dunia Biologi

Chrononutrition adalah pengembangakan yang dijadikan dasar oleh pola diet forking. Dimana makan besar saat sarapan, akan sederhana saat makan siang dan semakin sedikit saat makan. Jika ada menggunakan garpu untuk makan malam, dimungkinkan Anda menyantap makanan lebih sedikit. Jika kita makan dengan selera besar di pagi hari, sedang pada siang hari dan malam hari Anda makan sedikit adalah pola penukaran ala diet forking. Pola makan yang demikian menjaga agar efektifagar Anda tetap mengikuti aturan diet, karena Anda tidak harus kelaparan. Saat diet forking Anda masih diperbolehkan menyantap camilan seperti cookies, biskuit atau krakers asal jumlahnya tidak berlebihan.

Diet forking tidak seperti diet exstrim yang akan menurunkan berat badan Anda secara cepat, dengan diet menggunakan garpu, berat badan Anda akan turun secara perlahan (maksimal 1-2 kilo dalam 3 minggu). Dan hasil dari diet ini akan berlangsung lama bahkan tetap awet. Meskipun Anda diperbolehkan menyantap cemilan, tetapi ada hal yang dilarang juga dalam diet forking ini dimana Anda dilarang memakan makanan seperti, almond, buah kering, kacang tanah, kacang mete, pizza, yogurt, jeli, keripik dan makanan yang mengandung manis juga tidak disarankan jika memang Anda ingin melakukan diet forking ini. Nah, bagaimana? Anda tertarik untuk mencobanya??


Sumber : http://vevnews.blogspot.co.id/2015/11/turunkan-berat-badang-dengan-garpu.html

Kamus Dalam Dunia Biologi


Chalazion. Pertumbuhan kista kecil yang tumbuh pada pinggiran pelupuk mata atau pada kulit.

Clostridium Tetani. Bakteri yang menyebabkan penyakit tetanus pada manusia melalui eksotoksinnya.

Curah Jantung. Jumlah atau volume darah yang di pompa setiap menit oleh jantung keseluruh tubuh.

Dahak. Bahan yang berasal dari saluran pernafasan bagian bawah (trakea, bronkus, saluran dalam paru-paru) yang diperoleh dengan jalan batuk.

Baca Juga : Cara Besetubuh Menurut Islam

Defibrilasi. Tindakan untuk menghentikan fibrilasi (denyut capat dan tidak teratur) dari atrium (serambi) atau dari ventrikel (bilik) jantung untuk menjadi normal kembali sesuai dengan irama sinus.

Distropi. Istilah dalam ilmu kedokteran untuk menunjukkan keadaan pada kanak-kanak yang menjadi kurus atau terlalu kurus karena mengalami gangguan dalam makanan.

Diuresis. Mengeluarkan air seni berlebihan.

Dura Mater. Lapisan terluar selaput otak.

Edema. Pengumpulan cairan yang berlebihan di luar sel dibadan, yang menyebabkan bengkak pada sebagian badan.

Ejakulasi. Pelepasan zat mani secara kuat pada kaum pria di waktu mengalami puncak kenikmatan dalam persetubuhan.

Ekimosis. Bercak-bercak pendarahan dalam kulit atau selaput lendir.

Eklampsi. Penyakit pada wanita hamil dengan gejala seperti praeklampsi, di tambah kejang yang tidak di sebabkan kejang yang tidak di sebabkan penyakit lain seperti pendarahan otak atau epilepsi.

Eksfoliasi. Terkelupasnya kulit berupa sisik yang berlapis.

Ekshibisionisme. Penyimpangan seksual, di mana kesenagnan di dapat dengan mempertunjukkan alat kelamin pada orang lain.

Eksisi. Memotong dan membuang suatu jaringan, misalnya eksisi pinggir luka.

Ekskoriasi. Terkelupasnya lapisan teratas (epidermis) kulit.

Eksoftalmus. Bola mata menonjol ke luar.

Eksostosis. Pertumbuhan tulang yang menonjol dari permukaan tulang.

Ekstirpasi. Memotong sebagian atau seluruh alat tubuh atau jaringan yang sakit.

Ektropi. Pembalikan keluar dari pelupuk mata, sebagian atau seluruhnya.

Ektropion. Membalikkan pinggir kelopak mata ke luar yang disebabkan karena tarikan jaringan perut pada pinggir kelopak mata atau karena ketuaan.

Elefantiasis. Penyakit kaki gajah.

Emboli. Tersumbatnya pembuluh darah.




Sumber : Majalah Krida. Edisi 151. Joko Prasojo

Cara Bersetubuh Menurut Islam


Bersetubuh dalam artiannya adalah hubungan paling erat Antara pria dan wanita. Sebuah persetubuhan hanya boleh dilakukan oleh pria dan wanita yang terikat dalam pernikahan. Jika tidak, maka itu adalah zinah.Dalam ikatan pernikahan pun, tindakan persetubuhan harus dilakukan sesuai dengan ajaran Islam. Tentu saya kita harus mengetahui bagaimana cara bersetubuh dalam Islam dan menjalankannya.

1.    MERAYU dan BERCUMBU :
Nabi Muhammad SAW melarang suami melakukan persetubuhan sebelum membangkitkan syahwat isteri dengan rayuan dan bercumbu terlebih dahulu.
-      Hadits Riwayat al-khatib dari Jabir.

2.   TIDAK TELANJANG BULAT :
Apabila diantara kamu mencampuri isterinya, hendaklah ia menutupi dirinya dan menutupi isterinya dan janganlah keduanya (suami isteri) bertelanjang bulat seperti keledai.
-     Hadits Riwayat Tabrani.

3.    DOA SEBELUM BERSETUBUH :

بِسْــــمِاللهِاَللّهُـــمَّجَانِبْـنَاالشَّيْــطَانَوَجَانِبِالشَّيْــطَانَمَارَزَقْتَـنَا

Bismillah Allaahumma jannibnaash syaithaa-na wa jannobish syaithaa-na maa razaqtanaa”.
Artinya : Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah, jauhkanlah kami berdua (suami isteri) dari gangguan syaithan serta jauhkan pula syaitan dari apa saja yang Engkau rizqikan kepada kami.

DariAbdullah Ibnu Abbas. r.a berkata :
Maka sesungguhnya apabila ditakdirkan dari suami isteri itu mendapat seorang anak dalam persetubuhan itu, tidak akan dirusak oleh syaitan selama-lamanya.
-     Hadits Sahih Riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas r.a.

4.   DOA SESUDAH BERSETUBUH :

اَلْحَمْدُِللهِالَّذِيْخَلَقَمِنَالمْـَــاءِبَشَـــرًا


ALHAMDU LILLAAHI LLADZII KHALAQA MINAL MAA I BASYARAA
Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air mani ini menjadi manusia (keturunan).

5.    DOA KETIKA KELUAR AIR MANI :

اَللّهُـــمَّاجْعَــلْنُطْفَتَــنَاذُرِّيَّةًطَيِّــبَةً

ALLAAHUMMAJ’AL NUTHFATANA DZURRIYYATAN THOYYIBAH
Artinya : Ya Allah jadikanlah nuthfah kami ini menjadi keturunan yang baik (shalih).

6.    PUTUS DI TENGAH JALAN :
Apabila seseorang diantara kamu bersetubuh dengan isterinya maka janganlah ia menghentikan persetubuhannya itu sehingga isterimu juga telah selesai melampiaskan hajatnya (syahwat atau mencapai kepuasan) sebagaimana kamu juga menghendali lepasnya hajatmu (syahwat atau mencapai kepuasan).
-      Hadits Riwayat Ibnu Addi.

7.    MENDATANGI ISTERI MELALUI BELAKANG (ISTERI MENUNGGING) :
Dari Jabir b. Abdullah berkata :
Bahwa orang-orang Yahudi (beranggapan) berkata : Apabila seseorang menyetubuhi isterinya pada kemaluannya melalui belakang maka mata ananknya (yang lahir) akan menjadi juling. Lalu turunlah Alquran :

“Isteri-isteri kamu adalah ladang bagimu maka datangilah ladangmu itu dari arah mana saja yang kamu sukai”. Al-Baqarah ayat 223

Keterangan :
Suami diperbolehkan menyetubuhi isteri dengan cara sekalipun (dari belakang,, dari kanan, dari kiri dsb asalkan dilubang faraj).

8.   BERSETUBUH MENDAPAT PAHALA :
Rasulullah SAW bersabda :
“ Dan apabila engkau menyetubuhi  isterimu, engkau mendapat pahala”.
Para Sahabat Bertanya :
Wahai Rasulullah, adakah seseorang dari kami mendapat pahala dalam melampiaskan syahwat?

Nabi Menjawab :
Bukankah kalau meletakkan (syahwatnya) ditempat  yang haram tidaklah ia berdosa? Demikian pula kalau ia meletakkan (syahwatnya) pada jalan yang halal maka ia mendapat pahala.
-     Hadits Riwayat Muslim.

9.    MENGULANGI PERSETUBUHAN :
Apabila diantara kamu telah mencampuri isterinya kemudian ia akan mengulangi persetubuhannya itu maka hendaklah ia mencuci zakarnya terlebih dahulu.
-     Hadits Riwayat Baihaqi.

10.    HAID :
Mereka menanyakan kepada engkau tentang perkara Haid.
Katakanlah : “Haid itu adalah kotoran”.
Oleh karna itu jauhilah dirimu dengan wanita-wanita yang sedang Haid dan janganlah kamu mendekati (menyetubuhi) mereka, sebelum mereka bersuci.

Apabila mereka telah bersuci maka bolehlah kamu menyetubuhi dan Allah menyukai orang-orang yang mensucikan dirinya.

Janganlah mendekati bermaksud dilarang bersetubuh dengan isteri yang sedang kedatangan bulan dan bukanlah dilarang mempergaulinya sehari-hari”. Al-Baqaroh ayat 222.

11ASALKAN TIDAK BERSETUBUH :
Dari Masruuq b. Abdai berkata :
“Aku telah bertanya kepada Aisyah tentang sesuatu yang boleh dilakukan seorang suami terhadap isterinya yang sedang Haid.”
Aisyah menjawab :
“Apa saja boleh, kecuali kemaluannya ( bersetubuh)


Sumber : http://pribadimanfaat.blogspot.com/2013/05/cara-bersetubuh-menurut-islam.html

13 Oktober 2018

Kamus Istilah Sosial


Aneksasi. Memasukkan daerah (wilayah) negar lain yang berbatasan dengan wilayah negara sendiri secara paksa.

Anteseden. Penyataan yang dapat dijadikan bukti atas kebaikan dan prestasi-prestasi yang dicapai selama hidupnya.

Aposteriori. Sesuatu yang diketahui setelah ada kejadian yang menimbulkan soal itu. Sebelumnya tidak diketahui hal demikian.

Arbiter. Juru pendamai. Mereka yang diserahi untuk mendamaikan pihak-pihak yang sedang berselisihan.

Blue Print. Pola mengenai rencana sesuatu pekerjaan atau pembangunan secara lengkap dan sampai sekecil-kecilnya.

Capita Selecta. Kumpulan karangan-karangan terpilih yang diuraikan sendiri-sendiri dan semua himpunan itu mengenai suatu cabang ilmu pengetahuan tertentu.

Cognosement. Surat bukti penerimaan barang muatan kapal laut.

Corpus Delicti. Benda yang dapat dijadikan bukti bahwa ia melakukan sesuatu tindak pidana.

Debuut. Seniman yang pertama kali muncul diatas mimbat atau pengarang yang mula-mula karangannay di cetak dan beredar dalam masyarakat.

Factuur. Daftar barang-barang dagangan disertai dengan harganya, jumlah berat dan tanggalnya.
Geweten. Keinsyafan batiniah atas hal-hal yang baik dan buruk.

Hierarchie. Urut-urutan kepangkatan atau kewenangan jabatan dalam tata usaha pemerintahan atau jabatan.

Homo Sacra Res Homini. Pepatah pekerjaan sosial yang artinya : Manusia mempunyai kewajiban suci bagi manusia lain.

Intendance. Bagian dalam kalangan militer yang mengurusi soal perbekalan makanan, pakaian, dsb.

Interventie. Mencampuri urusan, campur tangan dari suatu pejabat atau pemimpin. Pemimpin lain mengenai segala sesuatu, untuk dimuat dalam surat-surat kabar.

Jus soli. Asas kedaerahan, yakni bahwa hukum nasional berlaku bagi siapa saja yang berada di negara tempat tinggalnya.

Kartel. Gabungan perusahaan-perusahaan besar di beberapa negara yang sejenis.

Landreform. Perombahkan atas tanah dan pendayagunaan tanah.

Malversatie. Ketidakjujuran dalam penggunaan uang dalam wewenangnya.
Baca Juga : Antara Jengkol dan Sakit Jengkolan


Sumber : Majalah Krida. Edisi 176

Antara Jengkol dan Sakit Jengkolan

 

Biji jengkol (Pithecolobium lobatum) mudah ditemui di pasar dan di kampung-kampung. Sebagian orang menyukainya untuk lalap karena memberikan kenikmatan tersendiri. Sayangnya, bau jengkol sangat mencolok hidung (menjijikan) juga air seni dan hajad besarnya menimbulkan bau yang sangat tidak sopan. Diakuinya bau jengkol sama mencoloknya dengan bau ketika orang habis makan petai. Dibalik bau yang tidak sedap itu, jengkol dapat menyumbangkan sakit jengkolan, sedangkan makan petai tidak menimbulkan sakit petaian. 

Pada jengkol dapat menyebabkan sakit yang sangat nyeri di daerah sekitar pinggang (ginjal). Umumnya gejala sakit jengkolan terjadi tidak lama setelah orang mengkonsumsi biji jengkol. Apalagi bila orang sengaja makan jengkol mentah secara berlebihan, kebiasaan ini sering di lakukan oleh orang Jawa Barat, ini tentu tidak berarti orang Jawa Tengah tidak doyan jengkol.


GEJALA
Tentang gejala jengkolan antara lain : pegal-pegal di daerah sekitar pinggang (daerah ginjal) yang menghebat, penderita kadang terjungkal-jungkal karena menahan rasa sakit luar biasa. Air seni berkurang (sedikit) malah karang tidak keluar sama sekali untuk beberapa jam. Setelah beberapa jam, rasa sakit mulai menurun kembali dan secara berangsur-angsur menghilang (sembuh), meski kadang tanpa pengobatan apa-apa. Dan, air seni keluar lagi, kadang-kadang disertai warna merah karena bercampur darah.

Yang dipertanyakan sekarang, mengapa bisa terjadi sakit nyeri di daerah pinggang dan terhambat air seninya?

Menurut Prof. Dr. Ahmad Djaeni Sediatomo, bahwa di dalam biji jengkol terdapat ikatan organik yang disebut Asam Jengkol (Jencolic Acid). Struktur kimia dari asam jengkol telah ditemukan pakar dari Jerman yang diperkirakan bentuknya mirip ikatan asam amino. Asam jengkol bersifat amphoter, dapat menjadi bentuk ion pada reaksi basa, tapi juga bersifat molekul netral pada reaksi netral (PH sekitar 7,0). Ion asam jengkol sedikit larut pada reaksi asam dan reaksi basa, tetapi menjadi kristal yanag tidak laur dalam air pada PH netral.

Kristal asam jengkol berbentuk jarum mikroskopik yang sangat tajam di kedua ujungnya. Asam jengkol dalam air seni mengkristal dalam bentuk jarum-jarum halus yang kedua ujungnya tajam. Sebab itu ujung jarum yang tajam menusuk-nusuk dinding-dinding saluran air seni yang pada gilirannya memberikan rasa sakit dan pegal-pegal luar biasa. Saluran air seni beraksi mengkerut sehingga jaruk mikroskopik lebih dalam tusukannya. Lalu terjadi sumbatan air seni, hal itu menimbulkan anuria (tak keluar kencing). Dan, biasanya luka tusukan itu mengeluarkan darah sehingga menimbulkan hematuria (kencing darah).

Namun demikian, lambat laun air seni menjadi biasa dan endapan kristal asam jengkol larut kembali yang di ikuti oleh hilangnya sakit jengkolan. Sekalipun sakit jengkolan nyeri luar biasa, tapi jarang yang memakan korban nyawa manusia. Timbul pertanyaan baru lagi, bagaimana upaya kita agar tak terkena sakit jengkolan sehabis makan jengkol?

MENGOLAH JENGKOL
Ada dua formula untuk mengolah jengkol agar bisa dikonsumsi secara lebih aman. 

PERTAMA. Biji jengkol mentah dibuang bagian benihnya (yaitu yang akan tumbuh jadi bakal tunas baru), caranya belah jadi dua buah kepingan. Kepingan itu ditaman dalam tanah (jangan terlalu dalam) waktunya  kira-kira 3 – 4 hari. Sesudah itu kepingan-kepingan jengkol bisa diambil atau diolah menurut kesukaan masing-masing. Dengan cara ini jika biji jengkol diolah (dikonsumsi) akan mengurangi resiko terkena sakit jengkolan. Kadar asam jengkol memang menurun, tapi hal ini tidak menjamin bahwa si pemakan jengkol tidak mendapat sakit jengkolan. Jaminan bebas terkena jengkolan terpenuhi jika asam jengkol terbukti secara ilmiah sudah hilang sama sekali. Jadi, cara pertama ini lebih bersifat mengurangi resiko seseorang terkena jengkolan.

CARA KEDUA. Mengolah jengkol menjadi rendang. Biji jengkol dibelah jadi dua belahan, setelah bakal benihnya dibuang, lalu direbus 6 – 7 jam sambil setiap kali dibuang buih-buhnya. Setelah direbus cukup lama dan buinya tidak nampak lagi, maka biji jengkol bisa di olah jadi rendang : caranya seperti orang mengolah daging menjadi rendang. Dalam sebuha penelitian memang ditemukan bahwa dengan menggodok cukup lama, asam jengkol banyak terbawa ke air rebusan dan dibuang bersama buih air rebusan tadi.

Kalau sudah terserang sakit jengkolan bagaimana mengobatinya ?  Cara alamiahnya, penderita diberi meniman air gula Jawa yang pekat dan banyak. Tapi cara ini kadang berhasil dan kadang tidak. Cara lainnya penderita diberi minuman yang mengandung gas (soda) yang menyebabkan air seni menyebabkan alkalis (basa). Dari cara pengobatan di atas ternyata ada cara paling ampuh agar seseorang tidak terkena sakit jengkolan : yakni jangan coba-coba makan biji jengkol. Toh masih banyak biji-bijian yang jika di makan tidak menimbulkan penyakit.


Sumber : Majalah Krida. Edisi 184. Edy Soenarso

12 Oktober 2018

Mengenal Drs. Soehoed Putra Sulang Rembang yang Memimpin Batang Tahun 1988


Sejak Gubernur Jateng Mochtar menyatakan Batang sebagai Kabupaten, dengan ibukotanya Batang April 1966, Bupati I yang menangani daerah otonom ini adalah R. Sadi Poerwpranoto. Lalu diteruskan oleh R. Harjono Projodirdjo. Drs.Soejitno memimpin Batang sejak 1972-1979, lalu diganti oleh Drs. Soekirdjo dan sejak 26 Juli 1988, Batang dipimpin oleh putra desa Pomahan, kecamatan Sulang, Rembang, Drs. Soehoed. Lahir 17 Juni 1938, Soehoed adalah anak ke 7 dari 12 bersaudara dari pasangan Bp. Djoeremi, seorang buruh tani yang pernah berpenghasilan dari mencari kayu dihutan. 


Maklum, Pomahan adalah desa ditepi hutan. Soehoed menyelesaikan SD, SMP dan SMA lalu meneruskan ke Fak. Sospol UGM di Yogya. Soehoe merupakan satu-satunya sarjana dari Pomahan, Sulang, Rembang yang kemudian bekerja di Kabupaten Rembang tahun 1968, dari Proyek Bimas, Kabag Pembangunan, kemudian diangkat sebagai Sekwilda tahun 1974 di Kabupaten Rembang. Tahun 1978 menjadi Sekretaris Pembantu Gubernur untuk wil. Pekalongan dan ikut mendirikan Unikal (dulunya Sekolah Tinggi Ekonomi Pekalongan), pernah jadi Dekan Fak. Ekonomi dan Purek III Unikal. 

Tahun 1982 sebagai Kabid Sosbud Bappeda Jateng dan Sekretaris Bappeda, 26 Juli 1988, dilantik sebagai Bupati Batang. Menikah dengan Soemaryati dan dikaruniai 6 orang putra namun hanya 4 orang saja yang hidup. Dalam perjalanan hidupnya, Drs. Soehoed memiliki pedoman sederhana namun ampuh, yaitu selalu menerima segala sesuatu itu adalah kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa, semua pekerjaan dan jabatan, sama mulianya, jika dilakukan dengan baik-baik, suka humor, aktif dibidang keagamaan dan sosial, serta masyarakat. Sedang dalam menjalankan tugasnya sebagai Bupati Kepala Daerah Drs. Soehoed selalu membawa ASPRO. Bukan obat kepala pusing, tetapi [A]krab, [S]opan, [Pro]porsional.

Sumber : Majalah Krida. Edisi 176
Hey, we've just launched a new custom color Blogger template. You'll like it - fandi_almizan
Join Our Newsletter